Sel 1 Des 2009
Yesus : “Tetapi apa katamu, siapakah aku ini”
Posted by fuselaz under agama , tokoh , umum[2.899] Comments


Sebentar lagi natalan lagi. Orang-orang berbondong-bondong pergi ke gereja untuk mengenang kelahiran seorang bayi yang membuat penguasa pada saat itu ketakutan luar biasa. Seorang bayi yang dilahirkan dari seorang wanita miskin yang terlunta- lunta di kota Betlehem akibat tidak mendapatkan tempat untuk bermalam. Sang bapak dan ibu harus pergi ke Betlehem untuk mematuhi perintah sang kaisar yang sedang mengadakan sensus penduduk. Tak dapat penginapan terpaksalah kedua orang tersebut tinggal di kandang domba karena hari telah larut. Karena waktu melahirkan sudah tiba kemudian sang ibu bersalin disitu. Bayi tersebut kemudian diberi nama Yesus atau menurut adat bangsa Jahudi bernama lengkap Yesus bin Yusuf mengikuti nama sang ayah. Si ibu, Maria Magdalena telah melahirkan seorang putra yang kelak dikemudian hari membuat geger banyak kalangan. Sang anak yang memunculkan pro dan kontra dikalangan sebangsanya sendiri. Tak berapa lama setelah kelahiran sang bayi datanglah sekelompok orang Majus ke kota Jerusalem dan bertanya-tanya kepada penduduk dimanakah tempat kelahiran raja yang baru lahir. Tentu saja pertanyaan ini membuat gempar penduduk Jerusalem karena Herodes masih berkuasa dan dalam keadaan sehat. Akhirnya pertanyaan ini sampai ketelinga raja dan membuatnya berang. Herodes membuat tipu daya agar dapat mengetahui keberadaan sang bayi dan kemudian menghabisinya. Maka raja mengumpulkan para imam dan kaum Farisi dan menanyakan akan peristiwa tersebut. Jawaban mereka tentu saja membuat raja terkejut karena sesuai dengan nubuat nabi akan lahir seorang pemimpin di kota Betlehem. Kemudian raja secara diam-diam memanggil orang Majus tersebut keistananya dan memberitahukan tempat kelahiran sang raja saingannya dan berpesan kepada mereka agar mampir lagi keistana setelah menemui sang bayi agar diapun menemui sang bayi dan menyembah sujud kepadanya. Karena diberitahukan oleh malaikat akan niat sang raja, sang orangtua segera membawa sang bayi ke Mesir dan orang Majus pun pulang kenegerinya lewat jalan lain. Berang karena tipu dayanya gagal Herodespun memerintahkan untuk membunuh semua bayi berumur 2 tahun kebawah yang lahir di kota Betlehem dan sekitarnya. Barulah setelah sang raja wafat mereka berani kembali ke tanah airnya tetapi ketika diketahui bahwa pengganti Herodes adalah Arkhelaus anaknya, Yusup dan Maria berbelok arah dan tinggal di kota Nazaret daerah Galilea. Disinilah Yesus menjalani masa kecilnya hingga ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis sehingga iapun disebut Yesus dari Nazaret. Setelah Yohanes Pembaptis ditangkap oleh Herodes, Yesus menyingkir dan bertempat tinggal di Kapernaum di daerah Zebulon Naftali, suatu daerah yang Yesus tidak berhak memiliki tanah disitu karena Yesus adalah keturunan Daud (Yehuda). Dari sinilah kemudian perjalanan hidup dan misi Yesus dimulai. Setelah melahirkan Yesus, Maria masih melahirkan anak-anaknya lagi dan menjadi saudara-saudara Yesus. Yesus adalah anak sulung Yusuf dan Maria dan sesuai hukum Taurat semua anak sulung orang Israel adalah milik Tuhan Yahwe dan harus ditebus dengan persembahan sesuai dengan kemampuannya. Orang tua Yesus menebus Yesus sesuai dengan kemampuan keuangannya dengan mempersembahkan burung merpati di Bait Yahwe, suatu persembahan minimum yang dilakukan oleh orang miskin. Tak banyak yang diketahui mengenai masa kecil Yesus kecuali ketika ia disapih dan ketika orangtuanya kehilangannya selama 3 hari sepulangnya dari bait Yahwe di Jerusalem. Yesuspun sangat patuh kepada ibunya sehingga atas suruhan ibunya melakukan mukjizat sebelum waktunya. Hidup sebagai tukang kayu seperti bapaknya, demikianlah Yesus menafkahi dirinya sampai kemudian dia memulai misinya pada usia 30 tahun. Tak diketahui pula darimana Yesus belajar sehingga ia bisa baca tulis bahkan dalam bahasa Yunani sekalipun, suatu bahasa yang bergengsi dalam pergaulan masyarakat pada saat itu. Sulit dimengerti bagaimana Yesus bisa memperoleh pendidikan dengan latar belakang orang tua yang miskin karena pada saat itu pendidikan adalah untuk kaum bangsawan. Demikian halnya dalam bidang agamapun Yesus membuat para imam heran karena kemampuannya menafsirkan kitab para nabi. Dari mana dia mendapatkan pengajaran itu tanya mereka. Yesuspun dalam pergaulan sehari-harinya mempergunakan bahasa Yunani bahkan dalam menyiarkan ajarannya kepada khalayak ramai. Yesus mengajar di rumah ibadat bukan ditempat lainnya, tetapi karena banyaknya rakyat yang ingin melihatnya karena perbuatan ajaibnya maka tak heran Yesuspun diikuti dan dicari sampai kerumahnya. Inilah yang mengakibatkan Yesus merasa terganggu dan selalu menyingkir ketempat lain. Tak jarang pada pagi-pagi benar Yesus sudah harus berangkat untuk menghindari massa dan pernah pula genteng rumahmya dibongkar agar dapat memasukkan orang lumpuh dari atas walaupun akan hal ini Yesus merasa takjub akan kepercayaan mereka. Seperti diketahui, Israel pada saat itu adalah daerah taklukan kekaisaran Romawi. Walaupun kekaisaran Yunani telah runtuh dan digantikan oleh kekaisan Romawi, tetapi politik, kesenian, dan olah raga tetap dipertahankan oleh penguasa baru. Yesus dibesarkan dalam lingkungan Yunani yang pluralistik. Yesus mampu melakukan mukjizat yang belum pernah dilakukan oleh nabi-nabi sebelumnya. Mukjizat penyembuhanlah yang paling banyak memancing perhatian orang untuk mencari dan menemuinya. Pada saat kehidupan Yesus didunia ini, bangsa Yahudi sedang menanti-nantikan kehadiran seorang pemimpin atau pembebas (mesias) dari segala bentuk penindasan bangsa lain terhadap bangsa Yahudi dan membawa kejayaan bangsa Israel seperti ketika jaman Salomo dengan bait Yahwe sebagai pusat pemerintahan. Sang pembebas atau pemimpin tersebut dibayangkan sebagai seorang yang karismatik, berotot, garang, dan gagah yang akan memimpin bangsa Yahudi didalam pertempuran melawan bangsa penjajah. Mengenai mesias ini sudah dituliskan oleh Musa didalam kitab Taurat yang mengatakan bahwa setelah Musa akan datang seorang yang lebih besar darinya dan menyerukan agar umat Israel menurutinya. Yesus tidak berotot kekar, dia lemah lembut dan penyayang demikianlah kesan orang yang pernah bertemu dengannya. Yesus jauh dari gambaran sang mesias yang ditunggu-tunggu walaupun sesuai dengan silsilah keluarganya dari garis ayah, Yesus adalah keturunan Daud dan lebih lagi Yesus adalah keturunan raja Yehuda terakhir yang memerintah tanah Yehuda sebelum kerajaan Israel musnah oleh penaklukan bangsa Babel. Dari garis silsilah ini Yesus sebenarnya dapat menuntut tahta kekuasaan Israel dan dengan gampang dapat memobilisasi massa untuk melakukan perlawanan fisik terhadap penguasa. Yesus sesuai dengan garis keturunannya berhak atas tahta Daud. Yesus pantas menjadi raja Israel berdasarkan garis keturunan yang dimilikinya.Tak heran jika rakyat banyak memanggilnya dengan sebutan Yesus anak Daud. Tetapi akan hal ini Yesus tidak mempunyai ambisi. Kedatangannya selalu ditunggu oleh rakyat walaupun tidak semua dapat menerimanya dengan sepenuh hati.Yesus tak pernah secara terus terang didepan umum memberitahukan siapa dirinya. Inilah yang menimbulkan tekateki dikalangan rakyat mengenai siapakah dia. Ada yang mengatakan nabi, Elia, guru, penjelmaan Yohanes Pembaptis, orang kudus atau yang kudus dari Allah, sedangkan Yesus sendiri banyak sekali menyebut kata-kata anak manusia, anak, putra dalam pengajarannya yang khalayak tidak mengerti kepada siapa kata-kata itu ditujukan. Hanya jawaban Petrus saja yang dibenarkan oleh Yesus tetapi itupun dilarang oleh Yesus untuk diberitahukan kepada kalayak ramai. Bahkan pertanyaan para tua-tua bangsa, ahli Taurat, para imam, Farisi, Saduki selalu dijawabnya dengan jawaban yang memusingkan mereka. Juga dalam pengajarannya kepada rakyat umum Yesus banyak mempergunakan perumpamaan, hanya kepada murid-muridnya sajalah Yesus menjelaskannya secara terus terang. Satu hal yang jelas bahwa Yesus ingin mereka melihat perbuatan ajaib yang dilakukannya dan dari situlah sebenarnya jawaban atas pertanyaan mereka. Inilah yang dimaksudkannya ketika mengatakan “Mereka melihat tapi tidak melihat, mereka mendengar tapi tidak mendengar”. Bagaimanapun hebatnya mukjijat yang dilakukan Yesus para imam tidak akan mempercayainya karena mereka tegar tengkuk katanya. Bagi Yesus para imam sudah menyelewengkan ajaran Tuhan Yahwe dan menyalahgunakan wewenangnya dengan membebani rakyat dengan kewajiban yang sebenarnya ditujukan untuk menguntungkan para imam tersebut. Semua yang dilakukan para imam adalah masalah duniawi bukan rohaniah atau sorgawi lagi. Terlebih lagi, para ahli taurat dan Farisi inilah yang bertanggung jawab atas pembunuhan lebih dari separuh jumlah nabi yang pernah diutus Tuhan. Mereka adalah orang munafik kata Yesus. Didepan sikap mereka manis tetapi maksud mereka penuh dengan tipudaya. Tangan mereka penuh dengan darah para nabi yang mereka bunuh. Mereka hanya memperkaya diri mereka dengan memeras rakyat melalui persembahan dan gila hormat dan kekuasaan. Inilah yang ingin diluruskan Yesus. Kerajaan sorga sudah diselewengkan katanya dan terlebih lagi generasi para imam ini adalah generasi yang jahat. Kekesalan Yesus memuncak ketika pada suatu malam dengan diam-diam imam besar Kayafas mendatangi Yesus untuk menanyakan ajaran Yesus. Ternyata imam besar Kayafas tidak mengerti akan makna kelahiran baru. “Bagaimana seseorang yang sudah dilahirkan bisa dilahirkan kembali” tanya Kayafas. Yesus menjawab: “Bagaimana kamu bisa mengerti masalah rohaniah sedangkan masalah duniawipun kamu tidak mengerti”. Kemudian merekapun bubar. Atas tegoran ini Jesuspun mendapatkan perlawanan yang semakin kuat. Jerusalem adalah ibukota wali negeri dan menjadi pusat pemerintahan. Jerusalem adalah kota yang paling ditakuti oleh Yesus karena disini tempat berdirinya Bait Yahwe dan merupakan pusat agama Yahudi yang diketuai oleh seorang Imam Besar. Imam Besar inilah yang pernah mendatangi Yesus secara diam-diam pada malam hari. Masuk Jerusalem berarti memasuki sarang lawan. Begitu amat takutnya Yesus untuk memasuki kota ini sehingga ia pernah berdoa sampai berkeringat dingin dan merasa ragu apakah mampu untuk melanjutkan misinya di Jerusalem. Sempat berpikir untuk mundur tetapi keinginannya yang lebih kuat mengalahkan keraguannya tersebut. Misi bunuh diri mungkin itulah kata-kata yang paling tepat. Yesus memberanikan diri mengajarkan ajarannya disarang lawannya. Yesuspun kemudian memasuki kota Jerusalem dengan mengendarai seekor keledai dan kedatangannya disambut oleh rakyat banyak dengan menghamparkan pakaian mereka disepanjang jalan yang dilaluinya seraya menyerukan kata-kata pujian kepadanya, suatu sambutan yang membuat dengki para imam dan Farisi. Belum pernah rakyat memperlakukan mereka seperti itu. Tipu dayapun segera dibuat untuk menghabisi Yesus. Para imam bermufakat untuk membunuhnya. Mereka menghasut rakyat agar berpihak pada mereka dan mengatakan ajaran Yesus berasal dari iblis. Bagi mereka Yesus tak lebih berharga dari seorang perampok atau pembunuh. Agar perkara ini dapat diajukan kedepan raja, para imam membuat tuduhan-tuduhan, tetapi sayangnya tuduhan mereka tidak satupun yang dapat dibuktikan didepan raja. Tak mau kalah dengan tuntutannya, para imampun mengancam akan melaporkan raja kepada kaisar dengan tuduhan bahwa raja membiarkan seseorang yang mengaku sebagai raja orang Yahudi. Yesus kata mereka mengaku bahwa dialah sebenarnya raja orang Yahudi. Suatu hal diluar wewenang para imam, ini adalah masalah politik bukan masalah adat maupun agama. Suatu tuduhan yang tak berdasar sama sekali. Karena takut kehilangan tahta akibat huruhara yang semakin meluas Pilatuspun menyetujui tuntutan para imam tetapi dengan mencuci tangannya dipembasuhan dengan disaksikan oleh para demonstran seraya mengatakan bahwa ia tidak bersalah akan hal itu. Bagaimanapun akhirnya Yesus kalah dan berakhir ditiang salib dengan tuduhan makar kepada raja. Dalam tiga tahun menjalankan misinya, Yesus menghadapi banyak kendala. Bagaimanapun, sebagai nabi Yesus datang pada saat yang tepat disaat penyesatan mencapai titik puncaknya. Tak pernah seorang nabi dibunuh oleh suatu konspirasi imam-imam. Dari pimpinan tertinggi yaitu imam besar sampai terendah yaitu para imam terlibat dalam persekongkolan membunuh Yesus. inilah buktinya arti omongan Yesus mengenai angkatan yang jahat ini.

Di negri
ini siapa yang tak kenal letjend (purn) Prabowo Subianto. Anak dari seorang begawan ekonomi dan mantan menantu presiden. Seorang prajurit, pebinis, dan sekarang masuk dalam dunia politik dengan membuat partai Gerindra dan ikut serta dalam pencalonan wakil presiden 2009-2014. Inilah kali kedua Prabowo berusaha untuk maju dalam pemilu wapres/cawapres setelah sebelumnya dalam tahun 2004 dia ikut dalam konvensi partai Golkar dan kalah.
penolakan oleh masyarakat dan terlebih oleh kalangan militer. Alah bisa karena biasa, kata pepatah.
dan menggantinya dengan pejabat yang baru. Walaupun dengan tegas memerintahkan menhankam/pangab untuk mengganti Prabowo, Habibie juga mempunyai kekhawatiran kalau keputusannya ini berdampak penolakan dari kalangan militer sehingga loyalitas ABRI terhadap presiden yang baru tidak ada. Atas saran Sintong Panjaitan, keputusan ini tetap dilaksanakan dan tidak akan berdampak negatip buat pak presiden karena orang-orang yang dekat dengan Prabowo hanyalah berdasarkan kepentingan pribadi, bukan karena kesepahaman idealisme, jelas Sintong. Tahu bahwa dirinya akan dipecat, Prabowopun dengan disertai dua belas orang pengawalnya menerobos masuk istana presiden tanpa aturan protokoler istana. Para pengawal istana tidak berani membendung Prabowo karena tahu siapa dia. Dengan pistol dipinggang Prabowo memaksa untuk bertemu presiden. Untunglah usahanya ini keburu ketahuan oleh Sintong Panjaitan yang merupakan staf ahli hankam Habibie yang segera menanyakan maksud kedatangannya. Prabowopun diminta oleh Sintong untuk menanggalkan pistolnya sebelum bertemu presiden. Keluar dari kamar kerja presiden, Prabowo membanting pintu yang membuat presiden terkejut oleh tingkahnya ini. Sekali lagi Prabowo mempertanyakan dan mendebat keputusan atasannya yang tabu dilakukan oleh seorang prajurit. Tak hanya itu, ayah Prabowopun ingin bertemu presiden untuk mendapat kejelasan mengenai keputusan ini yang mana hal ini kemudian dilakukan melalui telepon kepada pak presiden. Banyak orang dibuat geleng kepala oleh sepak terjang Prabowo, terlebih ketika Prabowo bisa memberikan perintah kepada komandan Kopassus, Mayjen Muchdi PR hal mana tidak terdapat dalam garis komando dan mengatur posisi jenderal atasannya. Bagaimana mungkin seorang bintang tiga bisa mengatur jenderal bintang empat. Prabowo mau kudeta, bisa jadi tapi atas tindakannya ini Prabowo tak pernah diadili. Lantas Prabowo dicopot dan mendapat posisi baru sebagai Dan Seskoad di Bandung. Posisi yang diluar jalur komando, non tempur, tidak mempunyai pasukan dan cukup jauh dari Jakarta sehingga pengaruhnya bisa direduksi. Disinilah kemudian Prabowo dituduh ikut terlibat dalam operasi Mawar, yaitu operasi intelijen untuk menculik dan menghabisi para aktivis semasa dia menjabat sebagai danjen kopassus. Oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP), SBY termasuk anggotanya, Prabowo diusulkan kepada pangab agar diberhentikan dari dinas militer. Alasannya adalah prabowo ikut bersalah karena tidak mengetahui sepak terjang yang dilakukan oleh anak buahnya. Seperti diketahui umum, operasi mawar dilakukan oleh team mawar yang berasal dari kesatuan Kopassus. Secara garis komando, komandan Kopassus tidak menentukan operasi yang dilakukan oleh anggotanya. Komandan Kopassus hanya bertugas dalam hal menyiapkan pasukan tetapi setiap penugasan haruslah dilaporkan kepada komandan Kopassus, sebelum atau sesudah operasi. Disinilah Prabowo tersandung. Banyak orang tidak puas dengan keputusan DKP ini karena dalang yang sesungguhnya belum terbongkar. Apakah Prabowo melindungi seseorang?. Ini adalah pertanyaan besar yang diharapkan akan ketahuan dengan berjalannya waktu. Usulan pemberhentian ini kemudian disetujui pangab. Wiranto. Prabowo diberhetikan dari dinas militer dalam usia 47 tahun dengan bintang tiga dipundak. Suatu karir yang cemerlang, dan kalau segalanya sesuai rencana bukan tak mungkin pada usia 48 tahun dia meraih bintang keempatnya karena dia sudah menjadi panglima kostrad selama 2 tahun. Prabowo tentu amat kecewa dengan keputusan DKP ini, terutama menimbulkan dendam kepada SBY yang kemudian menjadi presiden. Terhadap Wiranto kemudian menimbulkan rivalitas. Tak ada yang membela Prabowo atas keputusan pemberhentiannya, semuanya setuju-setuju saja. Lalu dimana kroni-kroninya yang dulu mendapatkan begitu banyak privilege (keistimewaan) darinya?. Mengharapkan bantuan mertua adalah tak mungkin karena sang mertuapun sedang menghadapi banyak tuntutan hukum. Tak seorangpun yang berani tampil untuk membantu Prabowo.
gan tidak hormat, kalah dalam konvensi partai Golkar, membuat Prabowo tak mempunyai jabatan apapun didalam negri. Kemudian Prabowo menghilang dari panggung perhatian negri ini. Isunya dia berbisnis ke Jordania karena raja jordania adalah sahabatnya. Selama 10 tahun Prabowo menghilang dan kembali lagi dengan kekayaan yang melimpah ruah. Langkah pertama yang dilakukannya setelah come back adalah menjadi ketua organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indones
ia (HKTI). Setelah itu mendirikan partai politik baru yang bernama Gerindra (gerakan Indonesia Raya) dan ikut pemilu seperti yang diceritakan diatas. Dialah cawapres terkaya dengan kekayaan senilai hampir 1,7 trilyun rupiah. Dari kekayaan yang diperoleh selama 10 tahun ini orang bertanya-tanya, bisnis apa yang digelutinya. Jaman susah kok bisa kaya mendadak. Jawabannya karena bisnisnya ada di Kazakstan dan Brazilia yang tak terpengaruh situasi politik tanah air. Kemungkinan besar dia bermain disektor minyak. Fulus, fulus. Selain itu, bukankah dia anak seorang bankir terkemuka dan mantan menantu mantan presiden?.



Sudah lebih 20 tahun saya meninggalkan kota dimana saya dibesarkan dan ketika kembali saya menemukan keadaan yang tidak banyak berubah mungkin bisa dikatakan dikota ini seolah-olah waktu tidak berjalan. 20 tahun lalu dan sekarang hampir tidak ada perubahan. Kondisi ekonomi nyaris stagnan walaupun pendapatan daerah dari sektor pertanian terbilang bagus. Reformasi belum menjangkau kota ini walaupun demonstrasi kadang-kadang terlihat. Hubungan eksekutip dan legislatip sudah bentrok dan korbannya adalah rakyat dan pelayanan umum. Gedung pemerintahan peninggalan masa kolonial yang merupakan kebanggaan kota dan simbol kota sudah tidak terurus. Pulang dari kota besar ingin membuka usaha dikota inipun sulitnya bukan main karena semuanya harus berurusan dengan ibukota propinsi yang waktu tempuhnya satu setengah jam.